Hello There, Guest! Register

Welcome, Guest
You have to register before you can post on our site.

Username
  

Password
  





Search Forums

(Advanced Search)

Forum Statistics
» Members: 25
» Latest member: Eazbi
» Forum threads: 54
» Forum posts: 112

Full Statistics

Online Users
There are currently 4 online users.
» 0 Member(s) | 4 Guest(s)

Latest Threads
Seminal Nasional “Unmask ...
Forum: Event
Last Post: bifi
09-19-2017, 05:02 PM
» Replies: 0
» Views: 41
Port iLegal With Perl Soc...
Forum: Perl
Last Post: P4KyU
09-10-2017, 11:42 AM
» Replies: 0
» Views: 123
Patch Bug Di Website JASA...
Forum: PHP
Last Post: XCodernate
08-25-2017, 05:43 AM
» Replies: 1
» Views: 176
[Share] Memory analysis c...
Forum: Memory
Last Post: JLCNate
08-17-2017, 09:43 AM
» Replies: 0
» Views: 207
[trik] bypass file intern...
Forum: Microsoft Windows
Last Post: P4KyU
08-16-2017, 11:14 AM
» Replies: 0
» Views: 211
Cara Cari Curi
Forum: Ruby
Last Post: scriptKiddie
08-15-2017, 08:47 PM
» Replies: 2
» Views: 183
[Share] Install Fluxion
Forum: Kali Linux
Last Post: JLCNate
08-14-2017, 06:28 AM
» Replies: 2
» Views: 864
Config bashrc for termina...
Forum: Bash
Last Post: JLCNate
08-13-2017, 03:18 PM
» Replies: 1
» Views: 232
Limited Shell a.k.a lshel...
Forum: ETC
Last Post: official
08-12-2017, 03:39 PM
» Replies: 2
» Views: 195
Belajar ngoding ketemu il...
Forum: Python
Last Post: scriptKiddie
08-12-2017, 02:26 PM
» Replies: 4
» Views: 226

 
Big Grin [Share] Design Terbaru Kemeja Codernate
Posted by: XCodernate - 07-30-2017, 06:59 PM - Forum: Zona Galery - Replies (14)

Assalamualaikum Wr.wb

Malam guys

Karena kebetulan banyak permintaan dari teman-teman semua untuk membuat kembali kemeja Codernate yang awalnya belum sempat dibuat, jadi akhirnya kami memutuskan untuk mendesign kembali kemeja codernate dengan tampilan logo dan font yang baru.

Langsung saja design terbarunya tanpa panjang lebar lagi.

Untuk logonya kami sudah memakai logo dari codernate yang terbaru.

[Image: 7n5jp26dol3hboxzg.jpg]


Selanjutnya untuk bagian depan dari kemeja kami memasang tulisan codernate dengan dipadukan dengan moto dari codernate.

[Image: ie58uvid555ca2izg.jpg]


Kemudian untuk bagian belakang kemeja kami memadukan logo terbaru codernate dengan ditambahkan url dari codernate sendiri tidak lupa kami tambahkan tulisan codernate pada bagian bawahnya.

[Image: gh2s549hvydqikjzg.jpg]


Setelah semuanya maka berikut hasil ketika semua logo dan tulisan kami pasangkan ke design terbaru kemeja codernate. penasaran kan..?  Big Grin

Langsung saja tanpa panjang lebar lagi.


[Image: rbzbucj8vxbzelgzg.jpg]


Tadaaaa!!! 

Gimana teman-teman.??

Yang berminat silahkan komentar di bawah atau mungkin ada koreksi dan sebagainya biar sebelum dicetak sudah disetujui oleh semua staff codernate.

Mungkin itu saja.

regards : codernate staff

Print this item

  [info] Perbandingan Dracos Linux dengan Distribusi Linux yang lain
Posted by: JLCNate - 07-30-2017, 05:41 PM - Forum: dracOs Linux - Replies (1)

[Image: Y4nPI30.png]

Dracos Linux bukan merupakan turunan dan tidak mengandalkan distribusi linux lain. Dibandingkan dengan distro pentest lain yang lebih fokus menyediakan perkakas pentest, Dracos Linux lebih mengedepankan sisi edukasi dengan menggunakan command line, pemasangan paket aplikasi dari berkas tarball, penggunaan dependensi, dasar sistem operasi GNU/Linux dan mengarahkan penggunanya belajar untuk melakukan reverse engineering. Hal ini agar memastikan pengguna sistem operasi GNU/Linux terbiasa dan mengetahui apa yang dilakukannya secara detail sehingga terhindar dari penyisipan-penyisipan malware.

Print this item

  [info] Perbedaan Mendasar Dracos Linux
Posted by: JLCNate - 07-30-2017, 05:39 PM - Forum: dracOs Linux - No Replies

[Image: Y4nPI30.png]

Dracos Linux dikembangkan menggunakan Linux From Scratch dengan fitur yang ada dan kestabilan kinerja yang tidak berbasis dari distribusi linux lain. Pengembangan Dracos Linux ini dibutuhkan banyak penyempurnaan. Kebutuhan inilah yang diharapkan mampu meningkatkan semangat “oprek” dan membangun komunitas coder yang kreatif untuk tidak hanya sekedar menjadi pengguna.

Print this item

  [info] Asal Usul Nama dracOs Linux
Posted by: JLCNate - 07-30-2017, 05:38 PM - Forum: dracOs Linux - No Replies

[Image: Y4nPI30.png]
We Live by The Code and Was Raised by The Ethics



Setiap nama pasti memiliki arti layaknya nama Ridho yang memiliki arti semoga di Ridhoi Allah SWT.

Yaudah Back to topik, Kenapa ya kok bisa namanya dracos kenapa ga cecak gitu?
Giniii dracorion, karena dracOs itu memiliki kepanjangan Dragon Comodos artinya Komodo. Tau komodo kan ? Iya komodo, ini nih gambar nya

Quote:[Image: komodo-dragon-head-on.jpg]

Kata “Dracos” berasal dari dua kata yaitu Dragon Comodos, dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Komodo. Komodo atau (Varanus Komodoensis) merupakan spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara.

Komodo adalah hewan dengan gejala gigantisme atau kecenderungan bertambah besarnya ukuran tubuh ditempat hidupnya. Dengan bakteri mematikan yang terdapat pada air liur dan gigitan untuk melumpuhkan mangsanya, membuat komodo menduduki puncak predator yang mendominasi ekosistem sekelilingnya. Walaupun memliki air liur dengan bakteri mematikan, namun bakteri ini tidak berpengaruh terhadap komodo itu sendiri.

Nama “Dracos Linux” memiliki makna yang mengacu pada kumpulan tool yang berbasis pada pengujian security (penetration testing). Di mulai pertama kali pada tanggal 12 Juni 2012 oleh Zico Ekel dengan melakukan remastering terhadap distribusi GNU/Linux yang ada, namun seiring berjalannya waktu Dracos Linux mulai dikembangkan dengan berbasis Linux From Scratch. Dracos Linux berada di bawah perlindungan GNU General Public License v3.0 dibangun untuk mengeksekusi setiap program yang terdaftar secara default agar dapat diakses secara baik di mana saja, termasuk tool-tool yang terdapat didalamnya. Meskipun Dracos Linux dibangun dari source namun Dracos Linux tetap menyediakan manajer paket yaitu Venomizer.

Sama dengan distribusi GNU/Linux pada umumnya, Dracos Linux pun bersifat multi user dan multi tasking, yang dapat berjalan di berbagai platform termasuk prosesor Intel 386 maupun yang lebih tinggi, mengimplementasikan standar POSIX atau Portable Operating System Interface for UNIX yang merupakan sebuah standar yang dicetuskan oleh Institute of Electical and Electronics Engineers (IEEE) yang mendefinisikan sekumpulan layanan dalam sistem operasi. Dracos Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain.

Dracos Linux merupakan salah satu varian distro linux yang berbasis pengujian security (penetration testing). Dracos Linux di bekali oleh ratusan tools yang dibagi menjadi 3 sub kategori yaitu : Penetration Testing Tools, Intrusion Prevention System (IPS) dan Intrusion Detection Systems (IDS) dan yang terakhir adalah Forensics Tools. Dracos Linux tidak menggunakan tools-tools berbasis Graphic User Interface (GUI) dan hanya memilki perangkat lunak yang menggunakan Command Line Interface (CLI) untuk melakukan operasinya. Dracos Linux menghormati dasar-dasar ethical hacking dan lahir dari berbagai kontribusi komunitas penggiat security di dunia.

Target pengembangan dari Dracos Linux adalah :
  1. Education; Dracos Linux memiliki tujuan pendidikan untuk pengertian mendalam terhadap sistem linux, penetration testing, analisa forensik dan reverse engineering.
  2. Build from Source; semua pemaketan piranti lunak dibangun dari source code yang didapatkan dari berbagai situs resmi pengembang masing-masing, penambahan tools juga bisa di lakukan oleh pengguna dengan cara yang sama. Hal ini di harapkan dapat merangsang pengguna untuk tetap kreatif serta membangun semangat opensource itu sendiri.
  3. Repository; meskipun secara proporsional berdasarkan source code, dalam pengembangannya Dracos Linux akan menyediakan manajer paket yaitu Venomizer.
  4. Heavy Control; Dracos Linux cukup sulit di gunakan untuk pengguna linux tingkat pemula. Karena di bangun dari source code, kemungkinan munculnya banyak bug dan kelemahan sistem lainnya.
  5. Always from Terminal; tidak ada satupun piranti lunak yang terinstall secara default pada Dracos Linux yang menggunakan GUI. Penggunaan CLI atau melalui terminal (console) membuat pengguna paham tentang setiap proses yang di hasilkan oleh piranti lunak. Sistem Desktop (DE) yang kami gunakan memiliki kemampuan pemisahan terminal (spliiter) yang bertujuan untuk memudahkan pengguna dalam memantau multi proses Penetration Testing.

Dracos Linux v1.0 “Vairusa”

Pada Dracos Linux versi 1.0 dengan code name “Vairusa” ini dirilis pada tanggal 27 Februari 2016. Code name “Vairusa” sendiri diadopsi dari kata virus yang berarti parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Namun dalam penggunaan nama ini dimaksudkan untuk menyesuaikan tujuan awal dari pembuatan Dracos Linux yaitu untuk melakukan pengujian security.


Dracos Linux v2.1 “Leak”

Dracos Linux versi 2.1 “Leak” ini dirilis pada tanggal 13 Oktober 2016 untuk arsitektur sistem 32bit dan tanggal 18 Oktober 2016 untuk arsitektur sistem 64bit. Code name “Leak” dalam mitologi Bali, Leak adalah penyihir jahat. Le artinya penyihir dan ak artinya jahat. Leak hanya bisa dilihat di malam hari oleh para dukun pemburu leak. Di siang hari ia tampak seperti manusia biasa, sedangkan pada malam hari ia berada di kuburan untuk mencari organ-organ dalam tubuh manusia yang digunakannya untuk membuat ramuan sihir. Penggunaan code name "Leak", dikarenakan "Leak" merupakan salah satu icon dari cerita rakyat Indonesia. Leak itu sendiri mewakili kekuatan supranatural, extra ordinary, dan ikon legenda.


Dracos Linux v3.0 “Kuntilanak”

Dracos Linux versi 3.0 “Kuntilanak” sementara masih dalam tahamapn pengembangan. Code name “Kuntilanak” dalam cerita rakyat Melayu, kuntilanak digambarkan dalam bentuk wanita cantik dengan punggung berlubang. Kuntilanak digambarkan senang meneror penduduk kampung untuk menuntut balas. Sama halnya dengan “Leak”, penggunakan code name “Kuntilanak dimaksudkan untuk memperkenalkan suatu icon dari tempat Dracos Linux berasal.

Print this item

  Vairusa
Posted by: JLCNate - 07-30-2017, 05:15 PM - Forum: dracOs Linux - No Replies

Pada tanggal 27 Februari 2016, versi final DracOS Linux v1.0 codename Vairusa dirilis. Versi final ini tentu membawa banyak penyempurnaan dari versi pre-test yang dirilis sebelumnya.


Quote:[Image: dracos-final-1.png]

Sebelumnya, mungkin ada yang bertanya apa apa itu DracOS Linux?
Turunan dari distro apa?

Oke, DracOS Linux adalah sistem operasi linux, bersifat opensource yang di bangun berdasarkan Linux From The Scratch. Dracos linux di bawah perlindungan GNU General Public License v3.0. Sistem operasi ini merupakan salah satu varian distro linux, yang di gunakan untuk melakukan pengujian security (penetration testing).

Dracos linux di bekali oleh ratusan tools pentest, forensics dan reverse engineering. Dracos linux tidak menggunakan tools-tools berbasis GUI dan hanya memilki perangkat lunak yang menggunakan CLI (command line interface) untuk melakukan operasinya.
Jadi, DracOS Linux ini dibangun dari awal (Linux From The Scratch), bukan turunan distro lain.
Dan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, DracOS Linux merupakan distro Linux yang ditujukan untuk kegiatan pengujian security. Lalu apa bedanya dengan distro lain seperti Cyborg, Kali, Arch, dll?
DracOS lebih memfokuskan ke performa sehingga hampir semua tools / aplikasi nya dijalankan dengan CLI.

Dan DracOS Linux v1.0 ini menggunakan DWM sebagai DE nya, dimana di versi pre-test mereka menggunakan openbox.

Berikut list perubahan dan penambahan tools di versi DracOS Linux v1.0

Kernel support
  • recompile kernel 4.2.0 with various sound driver support

Shell
  • added dash
Desktop environment
  • remove openbox ( not need anymore )
  • remove conky ( not need anymore )
  • remove lxpanel ( not need anymore )
  • added DWM,dmenu,dwmstatus
  • added GPM daemon
  • added XKeyboardConfig support
  • added fribidi support for arabic font
  • added giflib support
  • added keymap compiler and support library (libxkbcommon)
  • added aalib for ascii support

Programming support
  • added yasm
  • GC with libatomic_ops support
  • added check suport for compiler
  • added GNU Scientific Library (GSL)
  • adding asynchronous event notification software library (libevent)
  • adding popt libraries
  • adding portable POSIX/ANSI-C based library for Unix platforms (npth)
  • dynamic library load path (rpath and runpath) (chrpath)

Network support
  • added links2 upgrade LibTIFF version
  • added samba protocol
  • added OpenLDAP
  • added Cyrus SASL
  • added git support
  • added rdesktop
  • added bind tools for dig, host, and nslookup command
  • added libidn support
  • added libesmtp libraries
  • added libndp is a wrapper for IPv6 Neighbor Discovery Protocol
  • added Heirloom mailx
  • added ldns (DNS library)

Penetration tools
  • added activerecord sqlite3-ruby ( for karma metasploit support)
  • added hamster and ferret
  • added smtp-user-enum

Multimedia support
  • added daemon pulseaudio
  • added depend : JSON-C, libsndfile
  • added cmus console music player like moc (support wav, mp3 with libmad)
  • added recordmydesktop

Manajemen
  • added fcron for cron job
  • added p7zip for 7zip support
  • added lm_sensors for sensors cpu detection
  • added initd-tools for LSB support
  • added dbus-glib support
  • added exif2 for managing image and video metadata.
  • added libexif for arsing, editing, and saving EXIF data
  • added libsigsegv
  • added Power management tools (pm-utils)
  • added support for 'shell' archives (sharutils)
  • added support for Open Source ODBC (Open DataBase Connectivity) sub-system and an ODBC SDK for Linux (unixODBC)
  • added sysstat tools for driving cron and enable cifsiostat, iostat, mpstat, pidstat, sadf, sar, and tapestat command
  • added tree for manajemen file tree

Fix bug
  • more bug fix for DE
  • fix isc-dhcp-server
  • more bug fix for tools
  • fix alsa driver

Print this item

  [Share] Cara Install Backbox
Posted by: JLCNate - 07-30-2017, 05:03 PM - Forum: BackBox - No Replies

Selamat malam friendZIT, baiklah friend sekalian disini kita akan membahas bagaimana cara menginstall Linux Backbox

Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan:

  • Bacalah review dari BackBox yang telah ditulis disini
Quote:[Image: 7oRNW_nCQ6GIWWg_i-jrpw.png]
Review BackBox 5

  • Jika sudah di download silahkan buat bootable BackBox nya pada Flashdisc atau CD/DVD dengan menggunakan rufus atau etcher
  • Restart komputer/PC dan boot dengan menggunakan Flashdisk atau disc
  • Di bawah ini adalah tampilan BackBox pertama kali, pada halaman ini kita klik icon disc Install BackBox Linux :
Quote:[Image: backbox-linux-5-640x480.jpg]

  • Di halaman ini, kita di minta untuk memilih Bahasa, setelah memilih kita klik continue contoh pada gambar di bawah ini :

Quote:[Image: 2.png]


  • Di halaman ini kita klik continue saja, tidak perlu tercentang semua contoh pada gambar di bawah ini :

Quote:[Image: 3.png]

  • Pada halaman ini kita pilih yang Something else,
  • setelah itu kita klik continue contoh pada gambar di bawah ini :
Quote:[Image: 4.png]

  • Pada halaman pemartisian ini kita buat swap area terlebih dahulu, memory swap area kita beri dua kali lipat memory RAM Laptop/PC kita, misalnya RAM Laptop/PC kita 2000MB berarti swap area kita 4000MB, caranya kita klik dua kali free space nya, contohnya seperti gambar di bawah ini contoh pada gambar di bawah ini :
Quote:[Image: 3.png]

  • Setelah itu kita buat drive untuk Linuxnya,dengan cara klik free space, beri secukupnya,
  • Pada Use as kita pilih yang Ext4 journaling file system,
  • Pada mount point diberi / contohnya seperti gambar di bawah ini contoh pada gambar di bawah ini :
Quote:[Image: 6.png]

  • Setelah itu kita klik sekali pada ext seperti gambar di bawah ini, kemudian kita Install Now contohnya seperti gambar di bawah ini contoh pada gambar di bawah ini :
Quote:[Image: 7.png]

  • Pada bagian ini kita di minta untuk memilih lokasi, disini saya pilih Jakarta seperti gambar di bawah ini :
Quote:[Image: 8.png]

  • Pada bagian ini kita pilih yang International saja yaitu English, kemudian kita klik continue, contohnya seperti gambar di bawah ini contoh pada gambar di bawah ini :
Quote:[Image: 9.png]

  • Pada halaman berikut ini, kita diminta untuk mengisikan Identitas Laptop/PC kita, setelah itu kita klik continue, :
Quote:[Image: 10.png]

  • Setelah itu kita tunggu sampai proses instalasinya selesai,
Quote:[Image: 11.png]

  • Jika sudah selesai anda akan diminta untuk merestart Laptop/PC anda, klik saja Restart Now
Quote:[Image: 12.png]




Source : backboxindonesia
Note : ss masih menggunakan Backbox 4

Print this item

  Vbox Kernel driver not installed (DKMS) in Kali Linux
Posted by: official - 07-29-2017, 03:16 PM - Forum: Kali Linux - No Replies

Pernahkah Anda mengalami error seperti ini saat menjalankan VirtualBox?


Quote:The VirtualBox Linux kernel driver (vboxdrv) is either not loaded or there is a permission problem with /dev/vboxdrv. Please reinstall the kernel module by executing


Code:
'/etc/init.d/vboxdrv setup'
Quote:as root. If it is available in your distribution, you should install the DKMS package first. This package keeps track of Linux kernel changes and recompiles the vboxdrv kernel module if necessary.


ok langsung aja

pertama vbox nya punya ane , ane buka hasil begini

Quote:[Image: image.png]


untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan penginstalan dksm build-essential dan linux-headers-generic

Code:
apt-get install dkms build-essential linux-headers-generic
sudo /etc/init.d/vboxdrv setup


Quote:[Image: oivz4HmbSleyy73QUlS6kw.png]


dan akhirnya SOLVED juga Virtualbox nya hehe

taraaaa :d

Print this item

  Install ATI Driver In Kali Linux
Posted by: official - 07-29-2017, 03:03 PM - Forum: Kali Linux - No Replies

Tutorial ini saya dapatkan di forum kali linux dan disini saya akan menjelaskannya dengan versi saya sendiri. Oke cekidot.

1.

Code:
apt-get remove --purge fglrx fglrx_* fglrx-amdcccle* fglrx-dev* xorg-driver-fglrx

2. Cek dulu source list yang ada di Kali Linux anda
Code:
leafpad /etc/apt/sources.list

Untuk versi 32 bit hasilnya seperti ini :
Code:
# deb cdrom:[Debian GNU/Linux 7.0 _Kali_ - Official Snapshot i386 LIVE/INSTALL Binary 20130425-11:12]/ kali contrib main non-free
# deb cdrom:[Debian GNU/Linux 7.0 _Kali_ - Official Snapshot i386 LIVE/INSTALL Binary 20130425-11:12]/ kali contrib main non-free

deb http://http.kali.org/kali kali main non-free contrib
deb-src http://http.kali.org/kali kali main non-free contrib

## Security updates
deb http://security.kali.org/kali-security kali/updates main contrib non-free
deb-src http://security.kali.org/kali-security kali/updates main contrib non-free

Untuk versi 64 bit , hasilnya seperti ini :

Code:
# deb cdrom:[Debian GNU/Linux 7.0 _Kali_ - Official Snapshot amd64 LIVE/INSTALL Binary 20130315-11:02]/ kali contrib main non-free
# deb cdrom:[Debian GNU/Linux 7.0 _Kali_ - Official Snapshot amd64 LIVE/INSTALL Binary 20130315-11:02]/ kali contrib main non-free

deb http://http.kali.org/kali kali main non-free contrib
deb-src http://http.kali.org/kali kali main non-free contrib

## Security updates
deb http://security.kali.org/kali-security kali/updates main contrib non-free
deb-src http://security.kali.org/kali-security kali/updates main contrib non-free

Jika hasilnya seperti di atas, maka driver siap diinstall. Jika hasilnya tidak seperti diatas, copas script diatas dan tambahkan di /etc/apt/sources.list. Sesuaikan dengan tipe di atas apakah memakai Intel atau AMD

3.
Code:
apt-get update

4. Install linux header dengan cara :
Code:
apt-get install linux-headers-$(uname -r|sed 's,[^-]*-[^-]*-,,')

Kemudian lanjutkan dengan menginstall drivernya

Code:
apt-get install fglrx-driver fglrx-control fglrx-glx fglrx-atieventsd fglrx-modules-dkms

Setelah menginstall driver maka akan ada error seperti ini :

Code:
Error! Bad return status for module build on kernel: 3.7-trunk-amd64 (x86_64)
Consult /var/lib/dkms/fglrx/12-6+point/build/make.log for more information.

Selanjutnya akan dibahas untuk cara mengatasi dari error tersebut :

a. Download fglrx-3.7.patch di sini https://docs.google.com/file/d/0B4VfWnVn...edit?pli=1

b. Copy fglrx-3.7.patch ke /root

c. Copy file fglrx-modules-dkms ke /root dan kemudian lakukan patching pada driver yang tadinya error

Untuk versi 32 bit caranya adalah :

Code:
cp /var/cache/apt/archives/fglrx-modules-dkms_1%3a12-6+point-3_i386.deb /root

Code:
mkdir /extract/DEBIAN

Code:
dpkg-deb -x fglrx-modules-dkms_1%3a12-6+point-3_i386.deb extract/

Code:
dpkg-deb -e fglrx-modules-dkms_1%3a12-6+point-3_i386.deb extract/DEBIAN

Code:
cp fglrx-3.7.patch extract/usr/src/fglrx-12-6+point/

Code:
cd extract/usr/src/fglrx-12-6+point/

Code:
patch -p0 < fglrx-3.7.patch

Jika patching berhasil,hasilnya akan seperti di bawah ini :

Code:
patching file firegl_public.c
Hunk #1 succeeded at 3890 (offset -2 lines).
Hunk #2 succeeded at 3920 (offset -2 lines).
Hunk #3 succeeded at 3935 (offset -2 lines).
Hunk #4 succeeded at 3944 (offset -2 lines).
Hunk #5 succeeded at 3982 (offset -2 lines).
Hunk #6 succeeded at 4013 (offset -2 lines).
Hunk #7 succeeded at 4023 (offset -2 lines).
Hunk #8 succeeded at 4044 (offset -2 lines).


Oke lanjut . .

Code:
cd /root

Code:
mkdir build

Code:
dpkg-deb -b extract/ build/

Code:
cd build

Code:
dpkg -i *.deb


Untuk versi 64 bit caranya sama seperti di atas, hanya tinggal mengganti i386 ke amd 64, misalnya :
fglrx-modules-dkms_1%3a12-6+point-3_i386.deb menjadi fglrx-modules-dkms_1%3a12-6+point-3_amd64.deb

Patching telah berhasil dilakukan.

Eittsss belum selesai, masih ada beberapa langkah lagi yang harus dilakukan.

Ketikkan di terminal :
Code:
aticonfig --initial -f

Selanjutnya ini yang terpenting. Driver ATI akan di aktifkan pada saat startup.

Code:
leafpad /boot/grub/grub.cfg

Jika anda melihat script ini :

Code:
### BEGIN /etc/grub.d/10_linux ###
menuentry 'Debian GNU/Linux, with Linux 3.7-trunk-686-pae' --class debian --class gnu-linux --class gnu --class os {
    load_video
    insmod gzio
    insmod part_msdos
    insmod ext2
    set root='(hd0,msdos6)'
    search --no-floppy --fs-uuid --set=root 854eeb75-c7e0-4cc0-b847-4bf6d0c57e42
    echo    'Loading Linux 3.7-trunk-686-pae ...'
    linux    /boot/vmlinuz-3.7-trunk-686-pae root=UUID=854eeb75-c7e0-4cc0-b847-4bf6d0c57e42 ro initrd=/install/gtk/initrd.gz quiet
    echo    'Loading initial ramdisk ...'
    initrd    /boot/initrd.img-3.7-trunk-686-pae
}

Maka tambahkan radeon.modeset=0 setelah line linux /boot/vmlinuz-3.7-trunk-686-pae root=UUID=854eeb75-c7e0-4cc0-b847-4bf6d0c57e42 ro initrd=/install/gtk/initrd.gz quiet

Jadinya seperti ini :


Code:
### BEGIN /etc/grub.d/10_linux ###
menuentry 'Debian GNU/Linux, with Linux 3.7-trunk-686-pae' --class debian --class gnu-linux --class gnu --class os {
load_video
insmod gzio
insmod part_msdos
insmod ext2
set root='(hd0,msdos6)'
search --no-floppy --fs-uuid --set=root 854eeb75-c7e0-4cc0-b847-4bf6d0c57e42
echo 'Loading Linux 3.7-trunk-686-pae ...'
linux /boot/vmlinuz-3.7-trunk-686-pae root=UUID=854eeb75-c7e0-4cc0-b847-4bf6d0c57e42 ro initrd=/install/gtk/initrd.gz quiet [color=#ff0000][b]radeon.modeset=0[/b][/color]
echo 'Loading initial ramdisk ...'
initrd /boot/initrd.img-3.7-trunk-686-pae
}

Save dan kemudian tutup grub.cfg

Reboot komputer anda. Dan Driver ATI akan di load pada saat startup, driver ATI berhasil diinstall dan dapat berjalan dengan baik.

Tambahan :
Untuk mengaktifkan power saver atau laptop mode, ketikkan di terminal :

Code:
echo 5 > /proc/sys/vm/laptop_mode

Untuk mengembalikan ke seperti semula ketikkan :

Code:
echo 0 > /proc/sys/vm/laptop_mode

Semoga membantu dan semoga bermanfaat :-bd

SS AMD Catalyst


Quote:[Image: VcVmVgS.png?1]

Print this item

  Deal with it $1 to $6 Hash function in linux password
Posted by: JLCNate - 07-24-2017, 04:14 PM - Forum: BackBox - No Replies

Quote:[Image: data-security-keyboard-computer-163017-960x649.jpeg]

Sebelum kamu baca threat singkat ini, pastikan kamu sudah memahami segala jenis dan bentuk dari hash function beserta semua hal merepotkan lainnya yang ada. Apabila terjadi hal yang membingungkan, segera tutup tulisan ini dan mencari apa hash function.

Baik, sebenarnya tulisan ini selalu luput dan tidak mendapat perhatian yang lebih oleh orang-orang yang menggunakan OS Distro Linux beserta kawan-kawannya mengenai metode penyimpanan password yang ada di linux, kepikiran tidak bahwa sebenarnya ini tidak penting sekali bahkan hal yang remeh buat sebagian, eh banyak orang bahwa yang tertanam dipikiran mereka adalah “Linux is very..very..very secure” termasuk dalam aspek menyimpan kata sandi.

Oke, cukup ngobrolnya dan sekarang coba kita buka sebuah file yang bernama “shadow”. Letaknya dimana ?

Code:
┌─[ Sel Jul 25 12:43:34 10 files, 200K
└─[ root@yyg:~ ] -->  tail -f /etc/shadow
speech-dispatcher:!:17212:0:99999:7:::
debian-tor:*:17365:0:99999:7:::
iodine:*:17365:0:99999:7:::
thpot:!:17365:0:99999:7:::
nm-openconnect:*:17365:0:99999:7:::
nm-openvpn:*:17365:0:99999:7:::
statd:*:17365:0:99999:7:::
sshd:*:17365:0:99999:7:::
indah:$6$bf0289cc53bc3412083cc7a2ea8166ee.:17371:0:99999:7:::
pulse:*:17371:0:99999:7:::


Lihat diatas, pada bagian “indah:$6$1XV7sfkU$VFbdyb3sg30KMZliRPQmxdjskPxmazPG2Mkbt93auwN6BTYGuLlqZK4mdoeS30dowe7beBZtPxG88RYscSjO1.:17371:0:99999:7:::” adalah informasi mengenai user + password kita, lalu angka dan huruf ajaib itu adalah Hash function dan saltnya. Disini kita bisa pastikan bahwa password menggunakan algoritma hash sha512. Lho tau darimana itu sha512?

Quote:
  • $1 = MD5 hashing algorithm.
  • $2 = Blowfish Algorithm is in use.
  • $2a = eksblowfish Algorithm
  • $5 = SHA-256 Algorithm
  • $6 = SHA-512 Algorithm

Oke disini ada angka yang dapat menunjukan tipe algoritma hash apa yang kita gunakan dalam metode penyimpanan password pada user kita. Seperti yang dapat kita lihat “$6” itu mewakili sha512 hashing algorithm, yang artinya kita menggunakan SHA512 untuk metode hash password.

Lalu sebenarnya apa tujuan dari threat ini? yang penting password sudah di hash jadi aman kan? Oke aman, tapi ketahuilah bahwa untuk beberapa linux yang umum digunakan hash function yang digunakan adalah MD5 yang mana dapat dipecahkan sangat cepat dan lebih cepat dari metode hash lainnya.

sebagai contoh adalah sebagai berikut

Code:
$ tail -f /etc/shadow
speech-dispatcher:!:17212:0:99999:7:::
debian-tor:*:17365:0:99999:7:::
iodine:*:17365:0:99999:7:::
thpot:!:17365:0:99999:7:::
nm-openconnect:*:17365:0:99999:7:::
nm-openvpn:*:17365:0:99999:7:::
statd:*:17365:0:99999:7:::
sshd:*:17365:0:99999:7:::
indah:$6$bf0289cc53bc3412083cc7a2ea8166ee.:17371:0:99999:7:::
pulse:*:17371:0:99999:7:::


Quote:Perlu diingat, sampai sekarang banyak sekali orang yang suka salah kaprah mengenai encrypt–decrypt, obfuscate, encode – decode, hash.
Kenapa? pada dasarnya Hash function hanya one way, yang artinya ketika plaintext sudah diubah ke hash (kita dapat menyebutnya digest) maka kita tidak dapat mengembalikannya lagi seperti semula, pemecahan hash function sendiri dengan cara pemetaan (atau bahasa mudahnya pencocokan) value yang ada. Disini saya tidak akan menjelaskan secara detail. Kamu bisa baca sendiri mengenai itu.


Oke lanjut, disini kita akan ubah metodenya dari MD5 menjadi SHA-512 Sebelum saya lanjut, saya akan melakukan sedikit perbandingan soal hash. Anggaplah saya ingin menggunakan password “codernate”. Maka dengan menjalankan perintah dibawah ini dengan hash md5

Code:
echo "codernate" | md5sum

Output yang dihasilkan adalah
Code:
bf0289cc53bc3412083cc7a2ea8166ee  -

untuk SHA1
Code:
┌─[ Sel Jul 25 12:55:50 10 files, 212K
└─[ root@yyg:~ ] -->  echo "codernate" | sha1sum
af01c4f00e32ccb8dd96a978439b74d42a7b9468  -

untuk SHA256
Code:
┌─[ Sel Jul 25 12:55:55 10 files, 212K
└─[ root@yyg:~ ] -->  echo "codernate" | sha256sum
a6d12109cfae7ada7721861b1d2c44619661a1af68204881a20b7f951d5a30ad  -

untuk SHA512
Code:
┌─[ Sel Jul 25 12:56:43 10 files, 212K
└─[ root@yyg:~ ] -->  echo "codernate" | sha512sum
4bf798b4c9f9c9301932aad3dfbe04f5ce7f208b3b2dea045de5403b9cf6633327701557f3330f8d4c83799a9fc6166d17f5c2f89bc52f1d3c0e7d4a541b9f72  -

Kita bisa lihat perbandingan yang sangat jauh sekali antara MD5 dengan SHA-512. Karena itu mengapa sekarang penggunaan algoritma MD5 tidak disarankan untuk standarisasi password. Mari kita lihat isi dari file common-password yang terdapat pada directory /etc/pam.d/

Jika pada common-password tersebut masih seperti ini

Code:
cat /etc/pam.d/common-password
#
# /etc/pam.d/common-password - password-related modules common to all services
#
# This file is included from other service-specific PAM config files,
# and should contain a list of modules that define the services to be
# used to change user passwords.  The default is pam_unix.

...

# here are the per-package modules (the "Primary" block)
password    [success=1 default=ignore]    pam_unix.so obscure md5

...


maka langkah selanjutnya adalah carilah baris
Code:
# here are the per-package modules (the "Primary" block)
password [success=1 default=ignore] pam_unix.so obscure md5

dan lakukan perubahan pada standar algoritmanya menjadi SHA512 dengan menggunakan text editor seperti vim atau yang lainnya menjadi

Code:
...

# here are the per-package modules (the "Primary" block)
password    [success=1 default=ignore]    pam_unix.so obscure sha512

...

Jika sudah, save lalu exit dan kembali login.

Apabila berhasil maka begilah hasil nya :
Code:
tail -f /etc/shadow
speech-dispatcher:!:17212:0:99999:7:::
debian-tor:*:17365:0:99999:7:::
iodine:*:17365:0:99999:7:::
thpot:!:17365:0:99999:7:::
nm-openconnect:*:17365:0:99999:7:::
nm-openvpn:*:17365:0:99999:7:::
statd:*:17365:0:99999:7:::
sshd:*:17365:0:99999:7:::
indah:$6$1XV7sfkU$VFbdyb3sg30KMZliRPQmxdjskPxmazPG2Mkbt93auwN6BTYGuLlqZK4mdoeS30dowe7beBZtPxG88RYscSjO1.:17371:0:99999:7:::
pulse:*:17371:0:99999:7:::



Kita dapat bandingkan dengan menggunakan MD5 tadi, bahwa SHA512 memiliki digest yang sangat panjang sehingga lebih memakan waktu dan sangat lama apabila ingin memecahkan hash functionnya



Baik sekian sedikit celotehan dan tips dari saya, semoga berguna

Print this item

  WORKSHOP LINUX FUNDAMENTAL
Posted by: JLCNate - 07-24-2017, 03:07 PM - Forum: Event - No Replies

Quote:[Image: 20246457_1276004495855543_77722305061458...e=5A0D2F7E]




Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Maluku Utara akan mengadakan Workshop Linux Fundamental bekerjasama dengan Zona IT Ternate dan disponsori oleh LinuxGeekers yang bertemakan "Pengenalan dan Pendalaman Tentang Linux" dengan materi pembahasan :
  • Pengenalan Open Source
  • File System
  • Instalasi Linux
  • Management User & Group
  • Hak Izin Akses

Workshop ini akan diselenggarakan pada:
  • Hari : Sabtu
  • Tanggal : 29 Juli 2017
  • Jam : 09.30 - Selesai
  • Lokasi : Lab Informatika UMMU
  • Status : Berbayar
  • Kuota : 30

Harga Tiket Workshop yang kami tawarkan adalah
  • Umum : Rp 75.000,-
  • Mahasiswa : Rp 50.000,-
  • Siswa : Rp 25.000,-

Selain dapet ilmu dari Workshop kamu-kamu juga pasti mendapatkan :
  • Snack
  • E-Book
  • Sertifikat

Wokshop linux fundamental akan berlanjut dengan workshop The Intruduction Of The Flag dan Android Hacking yang pasti keren dan dijamin gak bakal bikin kamu nyesel.

Kamu bisa daftar Worksho ini secara online dengan membuka link:

Quote:LINK PENDAFTARAN

Ayo jangan ditunda-tunda lagi buruan daftar selagi bangku peserta masih tersedia!!

Print this item